Postingan

Menampilkan postingan dengan label Puisi

Jalan Hidup

Gambar
Jalan Hidup Langkah demi langkah aku lalui Kerikil lumpur sudah terbiasa di kaki Bermandikan keringat di siang hari Berselimut embun di malam hari Cerita demi cerita aku dengarkan Seakan mereka memberi jalan Tak luput dari cacian dan makian Hanya karena tidak sepemikiran Bila ku tiada iman Mungkin jiwa ini hanyut dalam kesepian Tanpa adanya tujuan dan pijakan Sampai lebur di lahap setan Setiap orang mempunyai jalan kehidupan Tak usahlah kau membuat perbandingan Hidupku bukanlah hidupmu Biarkan raga ini berjuang sampai mampu

Puisi - Bila Perut Berbunyi

 Bila Perut Berbunyi Tanganku tanganmu bersama melakukan hal sama Kita letakan di atas perut tidak ada efek sama sekali Mungkin bunyi sudah tidak lagi terdengar Karena bosan dan sudah terbiasa Kulihat orang tertawa Namun tak ada rasa semuanya Fokusku hanya pada rasa ini Laparku sudah bukan lagi rasa lapar Melainkan sakit perih entah apa rasanya Tak peduli apapun bentuknya Apapun rasanya Rasanya kuingin menerkam semua yang bentuknya makanan Iriku tidak seperti iri orang lain Yang melihat bagaimana rasanya naik Ferarri Iriku hanya sebatas kalian Yang makan bisa tiga kali dalam sehari Oh perutku Bersabarlah Mungkin akan ada waktunya Untukmu merasakan nikmatnya kekenyangan

Puisi Setangkai Bunga Mawar

Setangkai Bunga Mawar Senyum manis bibir indahmu Merah merona hangatkan hatiku Tatapan tajam bola matamu Cokelat bening memperhatikan daku Tak kuasa tuk tahan gemuruh cinta Yang membakar ke dalam jiwa di dada Tersenyum hatiku dan bagahia Tak bisa diungkapkan dengan kata kata Setangkai bunga mawar tertiup angin Bergerak sayu ke arah yang lain Kau lemparkan senyum kepada orang lain Kuhanya bisa terus bermain-main Apa ini yang dinamakan cemburu ? Atau ini yang dinamakan dengki ? Ku berharap durimu tidak menyakitkan Seperti bungamu yang indah dan menawan

Puisi - Purnama Dalam Celah Rumah

Puranama Dalam Celah Rumah  Cahaya indah melewati gelapnya malam  Menembus celah rumah dalam bilik kerinduan Tak seorangpun dapat menafsirkan  Apakah cinta akan datang bersamaan   Mata sayu melihat ia sedang berjalan  Mengintip pelan di luar kesadaran  Tersenyum malu yang datang dalam ingatan  Terombang ambing dalam impian yang belum ternyatakan  Kulihat keindahan dalam cahaya purnama  Mengingatkan seseorang yang jauh di sana  Tak mungkin aku lupa dengan senyumnya  Senyum lepas mengungkapkan kebahagiaan  Kini kau hanya ada dalam lamunan  Yang setiap malam menyerang dalam fikiran  Tak goyah ku tuk melawan  Sampai hari dimana kita dipertemukan

Puisi - Awan Hitam

Gambar
Awan hitam selimuti bumi Memberi makna akan kehidupan Semua makhluk sedang menanti Rizqi yang turun dari sang langit Air kehidupan datang menghampiri Membuat hati merasa hidup kembali Hal yang sangat dinanti nanti Kini hadir memberi harapan hati Tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi Karena takdir sudah ada yang menghakimi Ketika rizqi berubah menjadi musibah Sadarlah kita sebagai penyembah Teguran dahsyat menerjang bumi Menegur penduduk yang haus dunia Rumah rumah menjadi hunian air Mengusir insan agar sadar dengan tindakan

Puisi_hilang

Gambar
Hilang Kau bersinar terang dalam kehidupan Tersimpan dalam memori hati dan pikiran Kini kau semakin memudar Mulai hilang ditelan kegelapan

Puisi_Tak Ada Lelah Yang Tak Bernilai

Gambar
Tak Ada Lelah Yang Tak Bernilai Ayah Kau korbankan semua tenagamu Keringatmu, waktumu, bahkan kesehatanmu Hanya untuk melihat senyum keluargamu Lelah sudah menjadi makanan Bahaya selalu menjadi rintangan Namun kau tak perdulikak itu Kau berjuang demi berlianmu

Contoh Puisi

Gambar
Rasa Ini Rasa sepi kini tak asing lagi Hanya gercikan air hujan yang menemani Kutatap jendela menuju ke jalan Beningnya kaca menjadi jalan tuk kenikmatan Air turun  begitu deras Aliran air mengganas di atas aspal Udara dingin menusuk tulang Membuatku rindu untuk segera pulang

Contoh Puisi

Gambar
Cinta yang Sirna pxhere.com Kutatap langit biru merona Berhiaskan awan seolah lukisan Kepakan sayap pecahkan keheningan Di siang ini kurenungakan keinginan Ratusan detik mulai kuhabiskan Dengan rasa yang sangat kesepian Awan hitam mulai berdatangan Seolah merebut kejayaan

Contoh Puisi

Gambar
Rasa Yang Tak Kunjung Pergi Dua tahun ku bersamanya dalam satu ruang Ruang yang sangat ramai namun terasa sepi Hanya wajah yang dapat ku nikmati Tanpa sepatah kata yang dapat membuatku mati Rasa   peduli kini menjadi jadi Namun ku pendam di dalam kuburan yang sangat dalam Sampai pada waktu rasa semakin dalam Yang memaksa aku tuk menghamburkan Tak sanggup ku menahan rasa Yang menjadi beban sepanjang masa Ku ungkap segala rahasia Agar ku bebas dari sakitnya penjara cinta Waktu demi waktu dia mulai memudar Dari ingatan juga dari kehidupan Kami hanya bisa tersenyum lebar Karena cinta sudah ada yang mengemban

Contoh Puisi

Gambar
Bidadariku Pagi ini terasa kunikmati Sejuk alam yang begitu kunanti Nyanyian burung kian berganti Memecah keheningan di hati ini